Kosmetik
adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar
tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir dan organ genital bagian luar)
atau gigi dan mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah
penampilan atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh
pada kondisi baik.
Defenisi
kosmetik dalam Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 220/MenKes/Per/X/1976 tanggal
6 september 1976 yang menyatakan bahwa kosmetika adalah bahan atau campuran
bahan untuk digosokkan, dilekatkan, dituangkan, dipercikkan, atau disemprotkan
pada, dimasukkan ke dalam, dipergunakan pada badan atau bagian badan manusia
dengan maksud untuk membersihkan, memelihara, menambah daya tarik atau mengubah
rupa, dan tidak termasuk golongan obat (Wasitaatmadja, 1997).
Patut
diketahui bahwa sudah banyak kosmetika yang beredar ternyata mengandung bahan
kimia yang berbahaya seperti zat pewarna, merkuri, hidrokinon, asam retinoat,
dan semacamnya. Berikut Bahan-Bahan
Kimia Berbahaya dalam Kosmetik
:
- Zat pewarna merah K10 misalnya,
atau yang kerap dikenal dengan Rhodamin B, merupakan zat sintetis yang biasanya
digunakan untuk mewarnai kertas, tinta maupun tekstil.
- Zat Rhodamin B tersebut sangat
berbahaya bagi manusia karena bisa menyebabkan iritasi saluran pernafasan dan
juga merupakan zat karsinogenik atau zat yang menjadi pemicu timbulnya kanker.
- kadar Rhodamin yang tinggi bisa
menyebabkan kadar kerusakan pada hati (liver). Oleh sebab itu, ketika hendak
membeli kosmetik sebaiknya kenali terlabih dahulu produk yang akan dibeli, terutama
yang terkait dengan kandungan bahan kimia didalamnya.
- Merkuri dapat menimbulkan akibat
seperti perubahan warna kulit yang bisa menjadi bintik-bintik hitam pada kulit,
alergi, iritasi kulit, kerusakan permanen pada susunan syaraf, otak, ginjal dan
gangguan perkembangan janin.
- Bahan retinoic acid atau asam retinoat
dapat menyebabkan kulit kering, rasa terbakar, cacat pada janin (teratogenik).
Akibat yang bisa terjadi bila terus
dikonsumsi, ada yang dapat menyebabkan kerusakan permanen pada beberapa organ
tubuh seperti otak, ginjal dan susunan syaraf dan untuk itu kita harus bias memilih kosmetik yang baik bagi kesehatan
agar terhindar dari hal-hal yang kita tida inginkan. Berikut ada beberapa tips untuk
memilih kosmetik :
1. Mencari Tahu Review Produk
Browsing di internet tentang review
produk dari konsumen atau cari tau melalui teman yang sudah pernah menggunakan.
Ini penting karena reaksi produk akan berbeda-beda pada tiap orang. Ada yang
harus menyesuaikan diri lebih dulu hingga menimbulkan jerawat, ada yang memang
iritasi dan berjerawat karena tidak cocok.
2. Lihat Kandungan
Produk
Beberapa konsumen yang melakukan
review ada yang bersedia memberikan informasi kandungan produk dan ada yang
tidak. Bila ingin lebih jelas, tanyakan pada BA (beauty advisor/konsultan
kecantikan) produk tersebut
3. Cek Harga
Lakukan survey harga pada
beberapa tempat penjualan. Terkadang ada lokasi penjualan tertentu yang
memberikan penawaran istimewa dengan harga di bawah harga normal.
4. Minta Sample
Usahakan anda bisa meminta sample
produk. Anda tentu tidak ingin menyia-nyiakan rupiah anda dengan hasil yang
mengecewakan bukan? Beberapa outlet menawarkan sample dengan gratis, tapi ada
juga yang tidak. Atau bila anda rela sedikit berkorban, beberapa outlet
menyediakan set miniatur yang lebih murah.
5. Sesuaikan Dengan
Kemampuan dan Kebutuhan
Kembali ke poin tiga, setelah
mengecek harga, sesuaikan dengan kemampuan. Apabila kemampuan anda terbatas
tapi tergoda ingin mencoba, sesuaikan dengan kebutuhan apakah anda memang perlu
membelinya. Perhatikan juga resiko iritasi kulit. Jangan sampai anda terlanjur
iritasi dan lebih repot penanganannya.
Semoga dapat bermanfaat J

No comments:
Post a Comment